ISTMI & Para Insinyur Senior Teknik Industri   “LAUNCHING INDONESIA INDUSTRIAL CLUB “

0
310

Jakarta today | Ikatan Sarjana Teknik Industri dan Managemen Industri (ISTMI) mengelar Diskusi dan Puasa Bersama dengan Senior Insinyur Teknik Industri sekaligus “LAUNCHING INDONESIA INDUSTRIAL CLUB ” yang di selengarakan di Bebek Bengil, Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (08/06).

Ir. Faizal Safa, MSc, Ketua Umum ISTMI

Ir. Faizal Safa, MSc selaku ketua umum ISTMI mengatakan kegiatan ini cukup baik karena dengan tidak adanya para senior kami disini tidak ada, dengan menjujung tema Kick Off INDUSTRIAL CLUB & IFTAR. Profesi teknik industri dan Manajemen Industri ingin memberikan sebuah kontribusi terhadap pemerintah dalam rangka melakukan integrasi ekosistem industri pada hari ini portofolio Kami adalah dengan Kementerian perekonomian mencoba untuk menggagas revitalisasi Balai Latihan Kerja yang ada di Kulon Progo Kenapa Kulonprogo pemilihan nya Karena disana ada Airport Internasional Yogyakarta yang akan nanti menjadi hak daripada Kabupaten Kulon Progo dengan sekitarnya salah satunya di Purworejo.
Industri industri disana harus kita dorong untuk menjadikan badan Latihan Kerja yang digitalisasi dan menuju 4.0 untuk menjadi teaching factory pada saat membangun maka seluruh tenaga kerjanya harus menjadi prioritas daerah sekitarnya.

Kita akan mencoba melakukan inventarisasi dan sesudah dalam proses untuk bisa membuat sebuah roadmap terhadap penyerapan tenaga kerja untuk bisa ditulis oleh bandara nah ini pun yang akhirnya menjadi kloning, untuk Bandarai Kertajati kami sudah ketemu sebuah benda yang namanya BJB di sana untuk aerocity akan kita kembangkan bersama-sama BMD untuk juga menjadi salah satu hak daripada industri aviasi dengan perguruan tinggi di sana yang ada di Majalengka hingga nanti.

Politik aviasi yang bisa muncul daripada seluruh kegiatan non ke bandara udara sehingga hasil.
Kami dengan Kementerian Bappenas yang sudah disetujui untuk kita membuat dua program yang pertama adalah plastik industri yang kita kan Coba juga masuk ke dalam Ponorogo untuk menjadi industri plastik yang sifatnya mensuport seluruh kebutuhan masyarakat di antara Bandara dan juga untuk memberikan kedaulatan terhadap industri yang ada di sekitar Purworejo dan Kulon Progo yang mungkin nanti akan jadi foto bersama, sehingga kita harapkan pertemuan industri harus lebih tinggi untuk hukum ekonomi di sekitarnya, sudah menjadi sebuah rasio bahwa pertumbuhan ekonomi harus dibawah pertumbuhan industri dan kalau bisa bisa dua kali daripada perubahan ekonomi, jadi ini Mungkin yang akan kita lakukan di dalam kurun waktu sampai akhir tahun ini.

Bagaimana seluruh komponen yang ada di Kulon Progo sekitar lima ratusan masyarakat di sana dengan Purworejo itu bisa mendapatkan satu manfaat terhadap kedaulatan industri di sekitarnya paling tidak mereka bisa mengkonsumsi dengan yang mereka produksi sendiri itu yang penting, kita coba inventarisasi apa saja yang bisa diproduksi dan dikonsumsi oleh kebutuhan masyarakat sekitarnya. Saya pikir itu yang membuat kita menjadi industri yang berdaulat karena kebutuhan ekonomi selalu diatas, Tentukan industri dan kita harapkan dalam Tahun ke depan kita pelan-pelan akan bisa menaikkan kekuatan industri bisa mencapai 2 kali daripada pertumbuhan ekonomi.

Saya pikir itu idealisme pada organisasi teknik industri dan kami berharap pemerintah dan disetujui oleh sebuah kisi yang tugas menteri Bappenas untuk mentransformasikan antara ekonomi perdagangan menjadi ekonomi industri, kalau ini sudah kita sepakati bersama harusnya sampai roket ke atas daripada negara ini kita akan sepakat untuk sekarang bicara mengenai ekonomi industri di mana ekonomi sosial ekonomi yang memberdayakan seluruh industri baik revolusi besar menengah maupun yang di sekolahan ini bisa menjadi portofolio kami dan bisa membikin kontribusi bagi negara bangsa dan rakyat tutupnya.

Ir. Andre Mulpyana – Sekertaris Jendra ISTMI

Andre Mulpyana – Sekertaris Jendral ISTMI mengatakan Kita mengharapkan dengan terbentuknya Indonesia Industrial Club ini kita bias mendapat kan suatu wadah komunikasi dan diskusi untuk meningkatkan integrasi yang komprehensif dari seluruh pemangku kepentingan industri dan ekonomi dan semua organisasi profesi yang peduli dengan kebangkitan kembali Indonesia guna peningkatan Ekonomi Indonesia.
Tantangan Industri saat ini adalah pada Efisiensi dan Inovasi. Beberapa Industri di Indonesia memerlukan banyak Inovasi di aspek industri hilir nya guna membuat industri tersebut lebih memiliki utilisasi yang optimal, efisien sehingga mencapai hasil yang optimal. Selain itu perlu juga dilakukan usaha usaha perbaikan struktur pasar di semua lini Industri dengan lebih baik, sehingga proses pembentukan harga pun akan lebih stabil, fair, dan sesuai antara supply dan demand.
Saat ini target pertumbuhan ekonomi kita adalah 6 persen yang di harapkan stabil sampai trahun 2045. Pada tahun 2045 tersebut target PDB Indonesia adalah 9.1 Trillion USD yang merupakan no 5 terbesar di dunia dengan asumsi penduduk 309 juta orang dengan GDP sebesar 29,300 USD. Sebagai perbandingan PDB China di tahun tersebut di target kan 14 Trillion USD dan PDB Amerika Serikat pada tahun tersebut adalah 18 Trillion USD.
Tantangan dalam industri kita yang lain adalah dari sisi Distribusi. Oleh karena itu ketergantungan Industri terhadap Infrastruktur Transportasi, logistic dan sumber daya energi menjadi sangat tinggi, sehingga diperlukan juga suatu suatu Roadmap Industrialisasi yang komprehensif dan terpadu (integrated), Kegiatan yang kami selengarakan di Bebek Bengil, Imam Bonjol Jakarta Pusat, Jumat (08/06). Berharap kedepannya kami akan menyelenggarakan diskusi tiap bulannya. Tutup andre

Ir. I Made Dana M. Tangkas, M.si – Mantan Ketua Umum ISTMI (President Of Institute Automotive)

Ir. I Made Dana M. Tangkas, M.si Yang pernah Menjadi Ketua Umum ISTMI mengatakan Manfaat sektor otomotif di mana perkembangan saya lihat perkembangan ISTMI sangat baik dan positif memberi kontribusi kepada sektor sektor industri untuk bisa lebih bergairah dan lebih berkonsolidasi dan juga lebih merapatkan barisan untuk bisa kita bersama-sama memajukan kegiatan industri di Indonesia, hari ini ada Kick Off INDUSTRIAL CLUB ini merupakan satu langkah yang positif dan saya kira ini bisa menjadI sebuah media untuk bersilaturahmi untuk saling memberikan masukan yang baik yang positif untuk membangun negeri Indonesia yang kita cintai ini ya Saya kira ini juga suatu hal yang sangat positif baik jadi kita bisa melanjutkan hubungan antara kegiatan industri dari sektor swasta maupun asosiasi.

Dengan kebijakan pemerintah dengan kemenperin di dalam bidang Perindustrian dan khususnya kita harus menyatukan bangsa supaya bmembangun industri di Indonesia.

Industri menjadi tantangan yang besar bagi kita terutama Bagaimana dalam menghadapi pertumbuhan industri maupun juga tantangan industri itu sendiri seperti adanya industri hulu dan industri hilir ini sangat penting sekali karena bahan baku yang ada harus kita buat dari Indonesia dan juga harus kita berikan nilai tambah di Indonesia yang dilakukan oleh putra-putri Indonesia.

Industri menengah maupun industri besar dan ini saya kira akan menjadi kontribusi yang besar bagi rakyat Indonesia untuk membangun industri dalam negeri dan juga pada akhirnya menjadi sebuah keberhasilan bahwa anak negeri Indonesia bisa membangun industri nya sendiri tutupnya.

Monty Montana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here