Pesan Sandiaga pada Ajang Inspiratif  IYES ‎2018 di Jakarta

0
53

JAKARTA today | Pengusaha muda yang juga calon wakil presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno, mengatakan momentum bonus demografi harus dimanfaatkan untuk menggerakkan perekonomian. Salah satu kuncinya harus bertransformasi, bukan hanya sebagai penonton tetapi menjadi pemain.

“Tahun 2030 Indonesia akan mengalami bonus demografi dimana jumlah penduduk usia muda akan semakin bertambah, sehingga Indonesia akan memiliki banyak tenaga produktif,” kata Sandiaga, dalam acara Indonesia Young Entrepreneur Summit (IYES) 2018, di Jakarta, Minggu ( 28/10).

Sebagai seorang pengusaha sukses, Sandi tentu telah merasakan pasang surut dunia bisnis. Ia pun bersedia memberikan tips berbisnis ampuh bagi para entrepreneur muda atau milenial

Pertama, harus inovatif, Menurutnya seorang pengusaha tidak akan menjadi sukses apabila tidak ada inovasi. Kedua, berani mengambil resiko.

“Harus berani risk taking. Kalau kita hanya menunggu, terus wait and see, ya, kita tidak akan bisa jadi entrepreneur,” ungkapnya.

Ketiga, pro aktif. Sandi menjelaskan bahwa sebagai seorang pengusaha harus terus bergerak menjemput bola dan membangun jejaring.

“Jadi, kita harus menghimpun dan membangun jejaring. Itu konsep pro aktif dengan ekonomi berlandaskan silaturahmi. Karena, setiap silaturahmi itu ada rezekinya masing-masing,” tutur dia. ‎

Diketahui, jumlah pendaftar di ajang Inspiratif ‎’Indonesia Young Enterpreneur Summit 2018 melebihi target yakni mencapai 1800 peserta.

“Antusiasme yang menggambarkan semangat tinggi enterpreneur muda Indonesia selaras dengan semangat Sumpah Pemuda‎ di perayaan 90 tahun Sumpah Pemuda,” kata Founder KAHMIPreneur, Kamrussamad.

“Kami sangat senang dan gembira ternyata ajang yang baru pertama kali dibuat oleh KAHMIPreneur ini telah mendapat respon positif oleh masyarakat. Ini ditandai dengan banyaknya antusias yang mendaftar tidak hanya dari sekitaran Jakarta‎ saja tetapi dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Menurut Kamrussamad, di awal, KAHMIPreneur menargetkan jumlah peserta sebanyak 1000 orang saja, namun ternyata kenyataannya malah membludak melebihi kapasitas.

“Ini merupakan awal yang baik bahwa dengan diadakannya ajang IYES 2018 ini‎, para kawula muda dan masyarakat Indonesia masih sangat bersemangat untuk menjadi entrepreneur-enterpreneur serta kreator-kreator mudah yang gigih dan handal dalam membangun dan menciptakan lapangan pekerjaannya sendiri,” jelas Kamrussamad.

Dirinya berharap ajang IYES 2018 ini dapat membantu mencetak lebih banyak wirausaha-wirausaha unggul sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran, dan menjadi enterpreneur lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

Mon/Beb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here