Revitalisasi BUOY Tsunami Pencegahan Dini Evakuasi ke Shelter Terdekat

0
169
Dok. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

JAKARTA today | Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus berupaya melakukan revitalisasi BUOY Tsunami untuk segera dapat dipasang di perairan Anak Krakatau dan sekitarnya dan alat deteksi tersebut nantinya akan dinamai BUOY Merah Putih.

Deputi Teknologi Pengembangan Sumber Daya ALam (TPSA) BPPT, Hammam Riza mungungkapkan BUOY tersebut siap di deploy diwilayah Anak Krakatau, hal ini sangat penting sebagai peringatan dini, agar penduduk diwilayah yang berpotensi tsunami memiliki waktu untuk berevakuasi ke shelter terdekat.

“Publik harus semakin aware terhadap pentingnya teknologi untuk membangun early warning system yang handal seperti BUOY, Masyarakat juga kami himbau untuk bersama-sama menjaga BUOY, karena alat yang dibangun tersebut sangat berperan penting memberikan peringatan dini datangnya tsunami,” ujar Deputi TPSA BPPT, Hammam Riza. selasa (01/01).

Ia juga menjelaskan BUOY yang dipasang nantinya diperkirakan 100-200 kilometer dari bibir pantai, supaya alat tersebut dapat mengirimkan informasi data terkini ketika ada gelombang tinggi di tengah laut yang diduga akan berpotensi munculnya tsunami.

“Hitungan awamnya, jika kecepatan gelombang tsunami antara 500-700 kilometer perjam, minimal ada waktu 10-15 menit untuk masyarakat melakukan evakuasi ke shelter terdekat,” terangnya.

Sinyal dari BUOY di tengah laut akan semakin intens dalam hitungan detik dan mengirimkan sinyal ke pusat data EWS secara real time jika ada gelombang yang melewatinya, Semakin tinggi dan kencang gelombang, maka frekuensi sinyal akan semakin rapat dan bisa berkali-kali dalam hitungan detik.

Menurutnya masyarakat di pesisir atau wilayah berpotensi tsunami harus memiliki waktu evakuasi yang cukup. Untuk itu dibutuhkan teknologi yang mampu mendeteksi dini yang handal,”Dalam hal ini BUOY disertai teknologi canggih lain seperti kabel bawah laut ataupun pemodelan sebelumnya,” kata Hammam.

Pembuatan BUOY ini merupakan proyek yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Menurutnya, revitalisasi satu unit BUOY berikut pemasangan dan pemeliharaan diperkirakan bisa menghabiskan dana sebesar 5 miliar rupiah.

Rudi/red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here